Beberapa Skill Perkembangan Daya Ingat Anak 

0
26

Usia 2-3 tahun adalah tahun-tahun keemasan dimulainya perkembangan si kecil. Saat ia sudah mulai belajar berjalan, dunianya akan semakin luas dan ia sudah bisa mengenali sejumlah kata. Selain itu, pada usia ini jugalah karakter si kecil mulai terbentuk. Untuk itu, selain Daya ingat anak, pastikan Mam memperhatikan beberapa skill yang wajib dimiliki si kecil. 

Movement Skills

Skill pergerakan ini dimulai dengan kemampuan untuk berjinjit, menendang bola, belajar berlari, mulai mampu menaiki beberapa furniture tanpa bantuan, berjalan di tangga tanpa berpegangan sampai mampu melemparkan bola dengan tangan. 

Daya ingat anak
Daya ingat anak

Di usianya ini, seharusnya Mam sudah melihat beberapa perkembangan di atas. Seiring berjalannya waktu, ia akan mulai belajar berlari lebih cepat sampai berjalan mundur. Penting sekali mengajak si kecil bermain agar kemampuan motoriknya lebih terlatih. 

Perkembangan Tangan dan Jemari 

Usia 2-3 tahun, si kecil sudah mengalami perkembangan yang pesat di area tangan dan jemari. Mam mungkin mulai melihat buah hati mulai gemar mencoret-coret sesuka hati, menuangkan sesuatu ke wadah lain dan mampu membuat menara sederhana. Kalau si kecil sudah mulai berkembang di tahap seperti ini, jangan dilarang. Biarkan ia bebas beraktifitas agar kemampuan motoriknya semakin berkembang pesat.

Beberapa trik untuk melatih ketangkasan si kecil adalah dengan mencoba Zun-Zun, yaitu berlatih menebali gambar sesuai arah anak panah. Mam bisa dengan mudah menemukannya di internet dan Mam bisa dengan mudah menemukan gambar lucu. 

Kemampuan Bahasa

Di usia 2-3 tahun, kemampuan bahasa yang sudah dicapai oleh si kecil adalah mampu menunjuk gambar yang sudah di diberi nama. Memorinya sudah mulai meningkat sehingga ia mampu mengingat nama benda. Ia juga mulai familiar dengan anggota keluarga dan anggota tubuh serta benda-benda di sekitar. Tidak hanya itu, si kecil bahkan sudah pandai mengucapkan kalimat meskipun masih sekitar 2-4 kata. Latihlah si kecil untuk mengikuti instruksi Mam dan ulang perkataan berulang-ulang agar ia mampu menyerap bahasa baru dengan baik.

Untuk itulah kenapa usia 2-3 tahun adalah golden time, dimana Mam harus memperhatikan betul perkembangan si kecil. Jadi tidak hanya gizi yang diperhatikan, tapi juga stimulasinya.