Teknologi di Bidang Kesehatan, Robot Merawat Manusia

0
48

Manusia makin kreatif. Banyak manusia pintar di muka bumi ini. Sebagai bukti, lahirnya teknologi di bidang kesehatan berbentuk robot yang merawat manusia.

Tugasnya masih sekadar merawat. Mengantar alat-alat medis ke ruang operasi atau memberi obat pada para pasien, berinteraksi dengan banyak orang, mengingatkan untuk makan, minum obat dan lain sebagainya.

Robot tersebut sudah hadir di rumah sakit di beberapa negara. Contoh saja China. Mereka memperkerjakan robot bernama Noah untuk menggantikan tugas para perawat. Katanya, robot ini bisa melaksanakan tugas empat orang perawat sekaligus.

Kehadiran robot ini sebagai teknologi  di bidang kesehatan memiliki banyak keuntungan. Antara lain, menghemat tenaga perawat dalam berjalan untuk masuk ke ruangan para pasien. Kita tahu sendiri, rumah sakit di manapun itu pasti luas. Dan pergi ke setiap ruangan dengan berjalan kaki itu pasti lelah. Robot perawat ini tidak. Tentu saja, robot adalah robot. Tidak memiliki perasaan. Mana mungkin merasa capek.

Keuntungan lainnya, robot perawat lebih bisa menjaga kebersihan alat medis. Setiap mengantarkan alat-alat medis ke ruang operasi, robot lebih bisa menjaga kebersihannya. Karena robot tidak memiliki keringat atau apa yang dimiliki manusia.

Dengan menghadirkan robot di rumah sakit, membuat anak-anak merasa ketakutannya kurang kalau rumah sakit adalah tempat menyeramkan. Anak-anak menyukai robot. Dan dengan kehadiran robot di rumah sakit, anak-anak akan bisa bersenang-senang dengan mereka.

Tak hanya bertugas sebagai perawat, di Jerman, sudah memperkerjakan robot untuk melakukan hal yang berbahaya, yang dahulu kita pikir, hanya bisa dilakukan oleh manusia saja. Kini tidak.

Di Jerman sudah ada robot bedah. Bayangkan, sebuah robot membedah tubuh manusia. Itu sama saja dengan, robot menyelamatkan nyawa manusia.

Padahal robot sendiri dihidupkan oleh manusia.

Nama robot tersebut adalah Davichi. Dia memiliki kelebihan daripada manusia. Yaitu bisa dengan lebih teliti menggerakkan peralatan bedah. Robot tidak memiliki rasa lelah. Operasi yang umumnya berlangsung selama ber jam-jam, di tangan Davichi, robot itu tidak akan kelelahan.

Tapi bagaimanapun juga, kerja robot ini tidak bisa hilang dari pengawasan manusia. Harus ada manusia yang mengawasi sekaligus membantu robot tersebut.

Teknologi di bidang kesehatan makin hari makin canggih. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here